Senin, 01 September 2014

Tentang Diri

Apalah beda duka dan bahagia saat semua merupakan wujud ujian dari-Nya?
Apalah beda tawa dan tangis saat keduanya mampu mengantarkan kita pada hikmah yang terbuka?
Apalah beda kaya dan miskin saat keduanya sama-sama tak beretika?

Berbeda? Sungguh tak ada beda. Kecuali pada sedikit rasa lahir yang membuat terlena.

Ada manusia yang sejak kecil tumbuh dari rasa cinta, setumpuk bahagia, serta dibalut segenggam jenaka. Tapi, ada pula manusia lain yang tumbuh dari pahitnya luka, dendam, duka, serta air mata.

Setiap manusia memang memiliki jatah suka dukanya sendiri, jatah lelah dan leganya sendiri. Tapi tak bisa dipungkiri, seringkali kita lihat sebagian manusia memang dibentuk dari lebih banyak cinta, sementara sebagian yang lain dibentuk dari lebih banyak luka, setidaknya dalam pandangan manusia.

Tapi pada akhirnya, Tuhan selalu menjadi pemenang. Keadilan dan kasih sayang-Nya tak pernah terbantahkan.

"Mengeluh tidak akan mengubah takdirmu, Bersyukur lebih baik"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar