Tampilkan postingan dengan label Kisahku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisahku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Januari 2015

assalamualaikum




assalamualaikum kekasih hati,
assalamualaikum pendamping diri,
tak pernah ku bayangkan, kau tawarkan genggaman, menggobati luka di jiwa

assalamualaikum cinta sejati,
assalamualaikum  penghias mimpi,
dari negeri yang jauh, menelusuri waktu, kau datang penuhi takdirku

kasih..tak pernah menyerah,
walau ujian datang menyapa,
cinta yang dulu timbulkan luka, kini pernah berganti cahaya


assalamualaikum cinta sejati,
assalamualaikum  kekasih hati,
dari negeri yang jauh, menelusuri waktu, kau datang penuhi takdirku

kasih..tak pernah menyerah,
walau ujian datang menyapa,
cinta yang dulu timbulkan luka, kini pernah berganti cahaya


aku juga takut Na,
tapi cinta romantis ada,
dan tidak butuh fisik yang sempurna,
untuk memiliki kisah cinta sempurna

cinta# memang rahmat Allah yang paling besar bagi manusia,
ketika kita mau merasakan nya, dia menjadi energi hidup yang luar biasa

Jumat, 17 Oktober 2014

:: Maghrib Syahdu ::



Sore itu, tiba diriku di pelataran masjid yang biasa ku singgahi untuk menunaikan ibadah sholat magrib, aku parkirkan 'tunggangan' yang sudah mulai 'batuk-batuk' (motor jadul, hihihi)
Segera ku bergegas, membuka helm, mengganti sepatu dengan sandal jepit ku (cerita nya kapok, sudah pernah kehilangan sepatu 2 kali, hehe)
Belum selesai ku mengganti, datang seorang bapak tua menyapa 
(ya bapak separuh baya itu, yang selalu setia menjaga kendaraan-kendaraan kami, ketika kami khusyu menghadapNya)   
Pak Tua : kalau mau minum, ada air di pojok masjid sebelah sana
(sambil beliau mengarahkan jari tangannya ke salah satu sudut masjid)
Diriku : iya pak, (sambil kulepaskan senyum ku padanya)


::Wudhu & Sholat::

Alhamdullilah tertunai sudah magribku (bisik dalam hatiku) sambil melangkah keluar masjid, tak lama sampai pelataran masjid (sambil siap-siap menggunakan jaket), Pak Tua itu.. lagi-lagi menghampiri ku & menyapa...
Pak Tua : tidak mau minum dulu ya ?
Diriku : terima kasih pak, kulepas kan kembali senyum ku  kepadanya
Pak Tua : tinggal dimana, masih berapa lama lagi perjalanan nya sampai rumah ?
Diriku : paling cepat 30 menit lagi pak
Pak Tua : oo..masih lumayan, hati hati
Diriku : ya pak, pamit ya pak, lagi-lagi aku lemparakan senyum terakhirku
Pak Tua : tersenyum dan tangan nya mengusap pundak ku

Diriku : *bisikku dalam hati (ya Allah, mungkin bapak tua itu mengerti kalo tadi diriku sedang kelelahan, semoga bapak tua selalu Engkau jaga kesehatanya dan berikan keberkahan atas rizki yang di peroleh nya dariMu..aamiinn) 

*LaaHaullaWallaQuwattaIllahBillah 

19/05/2014
*****

Alhamdulillah ...selesai sudah shalat magribku, masih di mesjid  yang sama dengan kemarin.
Bertemu lagi dengan Pa Tua, tapi kali ini ku punya sesuatu untuk nya. Ku hampiri beliau & ku sapa..
Diriku : jaga parkir sampai jam berapa pa ?
Pak Tua : sampai isya, ini yang kemarin ya... yang di perumnas 3 ?
Diriku : iyah pak..(sambil senyum)
Pak Tua : ini mobil biasanya sudah ndak ada.. sambil menunjuk ke arah parkiran, orangnya lagi ada kerjaan di sebelah sana ( curhat p’tua)
Diriku : mudah-mudahan sebentar lagi orangnya datang pak, jadi bapak bisa lebih awal rehat nya
Pak Tua : iyah
Diriku : (ku buka tas & kuambil sebuah kotak berisi kain sarung).. Ini pak, ada rejeki sedikit mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk ramadhan
Pak Tua : makasih...makasih (sambil mau salamam dengan agak berbungkuk) tapi ku ndak sedikit sentuh jarinya..karena ndak mau p’tua salaman seperti itu
Diriku : maaf pak ndak di bungkus
Pak Tua : gpp ini juga sudah lebih
Diriku : pak, mohon doa nya untuk calon istri saya yang lagi kurang sehat. Minta tolong di doain disetiap selesai shalat

Pak Tua :(agak sedikit terkejut) iya-iya saya doakan ..siapa namanya ?
Diriku : namanya Firlana pak...

Pak Tua : no hp nya berapa ?

Diriku : no hp bapak berapa..saya miscall aja yah

Pak Tua : namanya siapa ?

Diriku : Rindra..bapak namanya siapa ?

Pak Tua : panggil Paijo saja..

Diriku : bapak Paijo tinggal dimana ?

Pak Tua : itu disamping mesjid

Diriku : (bathinku berkata...marbot mesjid juga sepertinya) semoga bermanfaat ya pak, saya pamit..assalamualaikum
Pak Tua : iya terima kasih..ini berguna untuk shalat taraweh...
waalaikumsalam

Diriku pun meneruskan perjalanan  menuju rumah.   
Alhamdulillah...

Jumat, 05 September 2014

Miss My Mom...

Bunda by Potret 


Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih, belum ternoda...
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang,
Tentang riwayatku...
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang
Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Tak-kan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
T'lah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan...
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang
Oh, bunda ada dan tiada dirimu
Kan selalu ada di
Dalam hatiku...

Kamis, 28 Agustus 2014

I Love U Ayah Ra

Aku bersyukur telah mengenalmu
Engkau menjadikan aku begitu kuat dalam menjalani hidup ini
Engkau selalu ada di setiap kondisi apa pun
Engkau adalah semangatku
Engkau adalah Pelangiku Ayah Ra

Terima kasih atas semua waktumu,
Rasanya 24 jam sehari jika bersamamu itu tak kan cukup
I Really Love U

Jumat, 22 Agustus 2014

Miss My Rainbow

Dear My Rainbow,

Tidak terasa ya waktu cepat berlalu, uda sekian bulan kita bersama. Rasanya 24 jam tidak akan cukup untuk kita, Setiap detik, menit, jam bahkan berlalunya hari selalu saja semakin membuat hati ini semakin mencintaimu.

Really love you Ra...