Kamis, 05 Februari 2015

Masalah Rumah Tangga, Mengejutkan Sering Kali Penyebabnya Hanya Satu Sikap Ini!


Sahabat Ummi, coba perhatikan masalah yang sering terjadi di antara pasangan suami istri! 
Banyak rumah tangga yang berantakan, kacau balau, hancur lebur, dan penuh dengan percekcokan, serta ketidaktenangan.

Jika kita selidiki, ternyata ada satu sikap yang berperan sebagai dalang dari segala masalah tersebut.

Sikap apakah yang dimaksud?

Ya, sikap yang dimaksud adalah ketidakmampuan untuk mengalah!
Biasanya jika salah seorang, baik suami maupun istri masih mau mengalah, maka permasalahan sedikit banyaknya akan reda. Jika dua-duanya punya sikap yang mau mengalah, biasanya permasalahan jarang sekali ditemukan.

Akan tetapi jika kedua-duanya, baik suami maupun istri, sama-sama keras dan tidak memiliki kemampuan untuk mengalah, maka masalah dalam rumah tangga akan selalu hadir silih berganti.
Kemampuan untuk mengalah, jika hanya dimiliki oleh satu orang saja (baik suami maupun istri) dan tidak pernah dimiliki pasangan yang satu lagi, juga berpotensi besar untuk mengalami masalah serius dalam perjalanan rumah tangganya.

Lalu mengapa banyak orang yang tidak mampu memiliki sifat mau mengalah ini?
Dilihat dari kacamata psikologis, kemampuan untuk mengalah sangat terkait dengan tingkat kedewasaan seseorang. Orang yang memiliki kematangan mental, akan mampu memikirkan dari berbagai sudut pandang dan tidak hanya bersikeras dengan sudut pandangnya sendiri.

Penyebab lainnya adalah kesombongan. Seseorang yang memiliki sifat sombong dan merasa diri lebih baik, lebih benar dari yang lainnya, maka akan sangat sulit mengalahkan egonya.

Ayat tentang Sikap Lemah Lembut dan Memaafkan (QS.An Nisa’ ayat 149):
”Jika kamu menyatakan sesuatu kebaikan atau menyembunyikannya atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.”

Dalam Tafsir Al Mishbah, ayat ini menekankan bahwa yang dianjurkan adalah Jika kita menyatakan sesuatu kebaikan sehingga diketahui orang lain, baik dilihat atau didengarnya, atau menyembunyikan kebaikan itu sehingga tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah, atau memaafkan kesalahan yang dilakukan orang lain, padahal mampu dan diizinkan pula oleh Allah membalasnya Maka sesungguhnya Allah pun akan memaafkan kesalahan kita, karena Dia Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.

Jika kita melakukan hal yang demikian sesungguhnya telah meneladani Allah dalam sifat-sifatNya yang sempurna sesuai kemampuan kita, yakni memaafkan orang lain padahal kuasa dan diizinkan untuk membalasnya. 

Dengan demikian jelas bahwa kemampuan untuk mengalah (menahan perkataan sekalipun benar) serta kemampuan memaafkan kebodohan orang lain (dalam hal ini pasangan sendiri) merupakan kunci dari ampunan Allah.

Jika dalam rumah tangga kita, pasangan tidak dianugerahi sikap mampu mengalahkan ego, maka doakanlah ia, semoga Allah melembutkan hatinya. Dan selama ia masih terus dengan sifat kanak-kanaknya, maka kitalah yang berkewajiban untuk mengalah.

Sebagaimana anak kuliahan mengalah pada anak TK, maka seperti itu pulalah seharusnya kita mampu menahan diri kita dari tindakan bodoh menghancurkan rumah tangga sendiri, dengan sikap mau menang sendiri.

Wallaahualam. Semoga yang sedikit ini ada manfaatnya. (Syamsa)

sumber : http://ummi-online.com/masalah-rumah-tangga-mengejutkan-sering-kali-penyebabnya-hanya-satu-sikap-ini.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar